Multitester atau Multimeter

Multitester atau Multimeter, sering juga disebut AVO meter adalah alat ukur yang dapat mengukur hampir semua besaran listrik, seperti amperemeter, voltmeter, ohmeter. Ia dapat mengukur tegangan  dan arus listrik baik AC maupun DC, dan hanya mengukur arus DC untuk multimeter analog, serta dapat mengukur resistansi atau tahanan listrik. Beberapa multitester keluaran terbaru, bahkan memiliki kemampuan untuk mengukur penguatan transistor (HFE), Frekuensi, bahkan kapasitansi.
Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat pengukuran antara lain :

1. Untuk mengukur resistansi, gunakan skala yang paling kecil dengan tujuan agar pembacaan lebih akurat. Misal untuk mengukur Resistor 100 Ohm, gunakanlah skala X1.

2. Untuk mengukur tegangan DC, perhatikan polaritasnya, jangan sampai terbalik. Sesuaikan skala pengukuran dengan besar tegangan yang diukur. Misal untuk mengukur tegangan 15V, gunakanlah range 30V, jangan gunakan range 12 volt, karena jarum akan menabrak batas ukurnya.

3. Untuk mengukur tegangan AC, polaritas tidak masalah. Sesuaikan skala pengukuran dengan besar tegangan yang diukur. Misal untuk mengukur tegangan 220V, gunakanlah range 300V, jangan gunakan range 120 volt, karena jarum akan menabrak batas ukurnya.

4. Untuk mengukur arus DC, perhatikan polaritas dan batas ukurnya. Hati-hati pada saat mengukur arus, karena pada saat ini tahanan dalam multitester menjadi sangat kecil. Kesalahan prosedur dapat mengakibatkan multitester rusak atau terbakar setidaknya sekeringnya putus.

5. Harus diingat bahwa Voltmeter dipasang paralel dengan titik ukur sehingga tahanan dalam idealnya adalah tak terhingga, sedangkan Amperemeter dipasang seri dengan titik ukur sehingga tahanan dalam idealnya adalah nol. Selalu berhati-hati dalam melakukan pengukuran, perkirakan perolehan tegangan atau arus sebelum mengukurnya.

Multimeter sering digunakan dalam pengukuran besaran-besaran listrik. Selain itu alat ini juga atau biasa disebut AVO (ampere, volt, dan ohm) meter yang artinya suatu alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kuat arus listrik (I) dengan satuan ampere, mengukur tegangan listrik (V) dengan satuan volt, dan untuk mengukur besarnya tahanan listrik(W) dengan satuan ohm.

Kegunaan multimeter ini selain untuk mengukur besaran-besaran listrik juga sangat berguna untuk mencari dan menemukan gangguan yang terjadi pada semua jenis pesawat atau alat-alat elektronika.

Referensi:

http://mk-mk.facebook.com/topic.php?uid=95944696225&topic=9347

http://nationalinks.blogspot.com/2009/02/definisi-multimeter.html

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s